Langsung ke konten utama

Setahun


Selamat ulang tahun pertemanan! Iya pertemanan. 

Semoga kita akan selalu menjadi teman baik, entah baik untuk diri kita sendiri atau baik untuk diri kita berdua. Setahun yang lalu kita belum saling kenal, lebih tepatnya kamu belum kenal aku. 

Lalu di hari ini, kita diperkenalkan oleh semesta untuk menjadi teman baik. Teman yang dengan segala cara diciptakan untuk saling menguatkan, saling mendukung dan bahkan saling mendoakan.  

Di hari ini, semoga tak ada lagi kita yang saling berduka. Tak ada lagi kita yang bertukar kecewa dan luka. Dan jika pun ada, mari kita perbaiki bersama, bukannya menghilang ditelan samudra. 

Aku tak berharap kamu membaca ini, juga tak berharap untuk membuat mu kembali. Karena dari setiap yang disudahi, tak akan bisa sama lagi dikemudian hari. 

Jangan bersedih, karena pada hakikatnya semua kejadian didunia ini semu, tak ada yang abadi. Begitu pun kita, yang dititipkan oleh semesta untuk menjadi saling dan pada akhirnya menjadi asing.

Terima kasih teman baik, sudah memberi banyak pelajaran tentang warna warni kehidupan. Jangan lupa bahagia! 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Istirahat

Ternyata cerita yang harusnya indah, malah kebalikannya. Yang harus nya kita bersua di akhir cerita, malah ada kita yang berduka sebelum cerita berakhir. Tenang saja, ini hanya 1 dari ratusan cerita yang bisa kita buat. Kita bisa bangun cerita baru, yang tokohnya tetap aku dan kamu.  Kita gaboleh egois sama semesta, yang udah berjuang untuk mempertemukan. Dengan berterima kasih pada nya, yang tidak menyatukan kita. Karena mungkin jika kita bersatu akan ada banyak warna yang pudar di alam raya.  Apakah kamu ingat kapan kita bertemu untuk pertama kali? bertemu dalam sebuah acara yang orang orang gabakal menyangka bahwa kamu sama aku. Karena kita jelas berbeda, kamu dengan segala keistimewaanmu, dan aku dengan segala kekuranganku. Terima kasih sudah menjadi teman, dengan tidak memberi harapan.  Dan semua juga tau bukan? bahwa terkadang kita harus menutup buku walau ceritanya belum selesai, karena kita tau bahwa raga ini butuh istirahat.