Akhirnya aku bisa menulis ini setelah seminggu dari hari dimana kita benar - benar berpisah. Mungkin itu waktu yang cukup lama untuk berdialog dengan diri sendiri. Bahkan setelah seminggu aku berdialog sendiri pun rasanya tidak bisa dituangkan dengan baik dalam tulisan betapa sedihnya hari itu. Tetapi pada kenyataannya, di hari itu kita tetap tertawa kesana dan kemari. Menutupi kesedihan dengan foto bersama atau menceritakan kelucuan yang dialami bersama.
Tapi setelah acara itu selesai, huh betapa sangat terasa kesedihan dan kehilangan ini. Hei, bahkan sebelum hari itu tiba aku sudah menumpahkan air mata dan berbicara kepada diri sendiri. Bahwa, perpisahan ternyata bukan tentang "Hanya raga yang berpisah, kita pasti ketemu lagi". Lebih dari itu, lebih dari sekedar "Raga yang berpisah". Tapi, juga berpisah dengan sifat kita di masa itu, kenangan dan semua cerita yang terjadi ditempat itu.
Ternyata, berpisah dengan sifat kita lalu berubah menjadi dewasa, yang entah akan lebih baik atau sebaliknya, lebih menyedihkan kawan. Dibanding berpisah dengan raga mu. Karena kita tidak akan tau apa yang akan terjadi dimasa depan. Bahkan jika kita sudah merencanakannya pun kita tak tau bukan?
Dan, jika kita ditakdirkan untuk bertemu suatu hari nanti, kuharap hanya raga kita saja yang berubah, jiwa dan sifat baik kita jangan ya?
Terima kasih sudah menjadi teman!
12.06.2021
Komentar
Posting Komentar